Sultan Mehmet II



Sultan Mehmet II adalah Sultan Turki yang termasyhur pada jamannya ketika beliau dengan kekuatan tentara Muslim mampu menaklukkan Konstantinopel Ibukota Romawi Timur bekas koloni Byzantium. Bahkan beliau baru berusia 21 tahun kala menaklukan Benteng Timur Romawi maka sebagai penghormatan beliau di juluki "Sang Penakluk" atau Fatih.

Sultan Mehmet adalah pijar cahaya bagi kekaisaran Utsmani pada abad 15 sebagai pageran Renaisance Muslim namun dilupakan dalam sejarah Eropa. Pemimpin Militer yang cerdas ini memegang tampuk kekuasaan selama 32 tahun dengan terus memperluas batas kekaisarannya hingga Asia Kecil menerobos Eropa maka dalam prasasti namanya terpahat "Sultan Dua lautan,Bayangan Tuhan di Dua Dunia,Abdi Tuhan diantara Dua Ufuk,Pahlawan Laut dan Darat,Penakluk Benteng Konstantinopel"


Read More Add your Comment


Naik Tahta



Sultan Mehmet Lahir pada 30 Maret 1432 dari Istri Selir Sultan Murat II,lahir dari Ibu yang bernama Huma Hatun.
Jikalau diperbandingkan dengan di Nusantara maka kelahiran sang Fatih ini adalah sama dengan ketika Dyah Suhita Raja Majapahit ketika menduduki singgasana sebagai Ratu Nusantara ( red: Majapahit).
Dari berbagai informasi di peroleh bahwa Ibu Sultan Mehmet adalah Wanita yang memiliki ayahanda seorang Mualaf hal ini ditunjukan dari sebutan Ayahandanya yang memakai nama Abdullah,sebuah nama yang sering dipakai oleh para Mualaf.Petunjuk ini juga meyakinkan bahwa Ibu Sang Penakluk adalah bukan dari Turki.
Sultan Mehmet juga memiliki Ibu Susu yang sangat beliau sayangi,seorang wanita Turki bernama Daye Hatun



Pada 1 september 1444 ketika beliau berusia 12 tahun,Sultan Mehmet II diangkat ayahandanya Sultan Murat II untuk menduduki Singgasana kekaisaran.
Beliau adalah menjadi Sultan termuda dari wangsa Utsmani/Otoman,namun karena ancaman perang Salib yang di kobarkan oleh Paus Eugenius IV yang bersekutu dengan bangsa venesia,Burgundy serta Raja Lasdilas,Wazir Agung Halil Pasha beserta pembesar Kekaisaran Turki sangat mengkahawatirkan situasi yang ada.
Perang Salib yang berkobar yang akhirnya dengan kemenangan di pihak Turki,Kesatuan Militer Elite Janisari yang menuntut Gaji lebih tinggi,serta keinginan Sultan Mehmet II untuk menyerang dengan segera Konstantinopel membuat Wazir Agung Halil Pasha menulis permohonan kepada Sultan Murat yang sedang pensiun di Manisa mengambil peranan kembali menjadi Sultan Turki.
Dengan sangat enggan Sultan Murat II kembali menduduki peran sebagai Sultan yang Agung di Kekaisaran Turki dan Sultan Mehmet II di kirim ke Manisa.



Read More Add your Comment


 

© 2010 Sultan Mehmet II All Rights Reserved Thesis WordPress Theme Converted into Blogger Template by Hack Tutors.info